Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeKenalan YukJan 22, 2008
Perkenalkan nich, Syah Azis Perangin Angin, itu lengkapnya. Biasanya sich dipanggil Azis tapi ada juga yang manggil syah, masalahnya nama Azis terlalu besar karena itu merupakan salah satu Asma Allah. Tapi sebenernya sich lebih suka dipanggil “perangin” aja. Lho??? Apaan tuh? Itu ya nasab aku singkatan dari perangin-angin. Karena dilahirkan dari keluarga Batak Karo jadi ada marganya dhonk. Kayak pak Tifatul Sembiring (Presiden PKS) githu.

Dilahirkan di Desa Lubuluh + 100 km dari Kota Medan – Sumatera Utara, tepatnya pada tanggal 19 Desember 1986. Anak terakhir dari 7 (tujuh) bersaudara, Banyak Juga ya?? Ga juga akh! Toh yang keseblasan juga banyak. Lagian kan Nabi senang kalo kaumnya banyak. Jadi ga usah takut kalo punya saudara rame. Untungnya lagi bisa saling tolong menolong lho, juga kalo ribut masih ada yang ngingetin.

Sekarang lsgi kuliyah di Semarang - Jawa tengah, lho jauh amet dari rumah apa ga kangen? Kan ada HaPe. Awalnya kuliyah di Universitas Islam Sultan Agung. Tapi karena ada kesempatan beasiswa dari Depag ke IAIN Walisongo, knapa ditolak? Di IAIN Masuk tahun 2006 di Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir & Hadits. Spesialnya di Program Khusus ”Program Internasional Githu Loh!!”

”The Best of You is The Most Contributing for People”

Mau tau banyak lagi tentang aku???? Kirim ja e-mail kamu ke
latersia_86@yahoo.com ato kinjungi aku di www.nanginlatersia.blogspot.com

Photo AlbumfamiliJan 5, '09 11:18 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
photo-photo keluarga

Photo AlbumActionJan 5, '09 11:16 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
photo photo aksi kegiatan

Photo Albumbinafsi faqothJan 5, '09 11:13 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
photo2 narsis sendirian

Info Penerimaan Anggota Baru Forum Lingkar Pena (FLP)
Zona Ngaliyan
Hoby Menulis
Juga Pingin Kumpul Temen yang Berhobi Sama

            Melihat realitas dunia tulis-menulis di Indonesia yang masih memprihatinkan, baik berupa karya fiksi maupun nonfiksi maka didirikanlah sebuah form yang bergerak di bidang tulis menulis dan mempunyai cita-cita untuk membumikan semangat menullis di Indonesia. Forum Lingkar Pena (FLP) adalah wadah bagi orang-orang yang ingin menjadikan menulis sebagai sebuah nyawa dan semangat kehidupan. Dari forum ini telah melahirkan beberapa penulis besar antara lain Habiburrahman El-Shirazy, Afifah Afra, Robi’ah Al-Adawiyah, Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, dan masih banyak lagi yang lainnya. Cabangnya pun telah tersebar di seluruh Indonesia, bahkan namanya telah membahana sampai ke luar negeri.

            Maka kami dari Forum Lingkar Pena (FLP) Zona Ngaliya mengajak siapa saja yang ingin bergabung menungkatkan kualitas menulis untik bergabung bersama kami dengan persyaratan sebagai berikut:
1.    Umum / pelajar / mahasiswa muslim
2.    Mengisi formulir pendaftaran
3.    Mengmpulkan photo diri 3x4 sebanyak 3 Lembar
4.    Membayar registrasi Rp. 10.000,-
5.    Mengumpulkan 1 (satu) buah karya boleh berupa puisi, motivasi, cerpen, artikel atau karya tulis apapun yang belum pernah diterbitkan
Nb: Formulir dan berkas dapat didownload di sini dan dikirimkan ke flp_ngaliyan@yahoo.com

Untuk infotrmasi lebih lengkap, dapat datang langsung ke sekretariat FLP Zona Ngaliyan di Pesma Isybillah Jl. Segaran II No 18 Tambak Aji Ngaliyan Telp. 024-70246728 (Roh Agung); 085291147718 (Rizka) atau melalui e-mail: flp_ngaliyan@yahoo.com 
Attachment: FORMULIR PENDAFTARAN.rtf

Blog EntrySep 24, '08 11:16 PM
for everyone
Judul                : Hermeneutika dan Tafsir Al-Qur’a
Penulis            : Adian Husaini, M.A.
                           Abdurrahman al-Baghdadi
Penyunting      : Budi Permadi
Penerbit          : Gema Insani
Edisi                : I, Ramadhan 1428 H / September 2007 M
Tebal               : 89 halaman

Hermeneutika yang merupakan metode baru yang digunakan oleh banyak pemikir muslim kontemporer dalam mamaknai Al-Qur’an. Ilmu yang diadopsi dari barat ini berkembang pesat di beberapa pusat kajian ke-Islam-an juga di beberepa perguruan tinggi Islam, terutama di Indonesia. Sejumlah perguruan tinggi Islam sudah menjadikan hermeneutika sebagai mata kuliah wajib diambil dalam peningkatkan kualitas mahasiswa untuk memahami kandungan Al-Qur’an dan Al-Hadits secara mendalam. Bidang kajian ilmu-ilmu Ushuluddin berusaha menjadikannya sebagai alat Bantu dalam memahami teks-teks baik social maupun humaniora serta kajian keagamaan.
Hal ini tidak akan dapat dipisahkan sebagai hegemoni Orientalisme Barat dan Missionaries Kristen terhadap kajian ke-Islam-an terutama pada periode abad XX-an. Pelajar muslim yang sudah belajar di Barat menjadikan hermeneutika sebagai oleh-oleh ke dalan dunia kajian Isalm. Serta menjadikannya sebagai sebuah metodologi dalam memahami teks, terutama Al-Qur’an dan Al-Hadits. Pada awalnya, metode ini sebenarnya digunakan untuk menafsiri Bibel yang sudah terkontaminasi oleh kondisi para pengarangnya ketika kitab tersebut ditulis. Sejalan dengan perkembangan zaman, metode ini dibawa ke dunia Islam untuk menafsirkan teks-teks keagamaan terutama Al-Qur’an dan Al-Hadits. Metode tafsir klasik dianggap sudah tidak cocok digunakan dalam menafsirkan Al-Qur’an dan Al-Hadits dengan alasan kontekstualitas teks dan perkembangan zaman.
Apa sebebanrnya yang ditawarkan oleh hermeneutika sehingga metode ini berjubel ditawarkan di pusat-pusat studi agama? serta Bagaimana perbedaannya dengan kajian ilmu tafsir klasik? Karena akhir-akhir ini muncul anggapan bahwa hermeneutika sama dengan ta’wil. Buku ini akan menjawab secara lebih sederhana mengenai hermeneutika dan tafsir serta ta’wil. Cukup ringkas untuk dibaca dalam memahami hermeneutika, ta’wil dan tafsir. Adian Husaini dan Abdurrahman al-Baghdadi meramu buku ini dengan sangat sederhana, karena merupakan ringkasan dari berbagai tulisan mereka yang pernah ditulis di berbagai buku, artikel, dan makalah yang telah dipublikasikan di media massa.    
Buku ini hanya ditulis dalam dua bagian. Di bagian awal Adian Husaini menulis buku dengan membahas secara global mengenai hermeneutika. Hermenautika yang berasal dari tradisi Kristen kini telah menjamur sangat pesat di dalam kajian keislaman di beberapa perguruan tinggi Islam sehingga di berbagai perguruan tersbut hermeneutika telah dijadikan sebagai madzhab resmi dalam kampus. Metode ini dibawa melalui oleh misionaris Kristen dan didukung oleh pelajar muslim yang belajar di barat. Sebut saja Amin Abdullah, rektor UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta merupakan pemikir muslim yang gigih dalam memperjuangkan hermenutika sebagai kebenaran yang harus disampaikan kepada umat Islam.
Pada bagian itu juga Adian mencoba mejelaskan Hermeneutika yang berasal dari bahasa Yunani ‘hermenium’ yang berarti menafsirkan. Istilah yang dirujuk dari tokoh mitologis Yunani yang bernama Hermes dan oleh sebagian kalangan dihubungkan dengan Nabi Idris. Hermeneutika kemudian berkembang sebagai metodologi penafsiran Bibel, yang kemudian dikembangkan oleh para teolog dan filosif di Barat sebagai metode penafsiran secara umum dalam ilmu-ilmu sosial dan humaniora.  Hermenutika sangat cocok untuk menafsiri Bibel, karena konsep teks Bibel yang merupakan teks yang ditulis manusia yang mendapat inspirasi dari Roh Kudus. Sedangkan Al-Qur’an memiliki konsep teks yang berbeda dengan Bibel, yaitu kitab yang tanzil, lafzhan wa ma’nan yaitu teks yang lafaz dan maknanya bersumber dari Allah maka metode hermeneutika ini tidak cocok untuk dijaikan alat bantu dalam menafsirkan Al Qur’an.
Dampak yang ditimbulkan dari aplikasi hermenutika terhadap Qur’an sangat berbahaya, diantaranya:
1.    Para pengaplikasi hermeneutika akan dituntut untuk berpaham relativisme, artinya tidak ada tafsir yang tetap karena tafsir dipandang sebagai produk akal yang terbatas.
2.    Pera hermeneutikan tidak akan segan-segan memberikan tuduhan yang membabi buta terhadap ulama Islam.
3.    Sebagian pendukung hermeneutika telah memasuki wilayah yang sangat rawan sehingga mempersoalkan dan menggugat otentitas Al Qur’an sebagai kiab yang lafazh dan maknanya dari Allah.
Pada bagian kedua, buku ini membahas tentang cara menafsirkan Al-Qur’an yang ditulis oleh Abdurrahman al-Baghdadi. Pada bagian ini dibedakan dengan sangat jelas antara tafsir dan takwil yang secara etimologi memang memiliki makna yang sama menjelaskan atau menerangkan. Namun sebenarnya menurut peristilahan syara’ tafsir berbeda dengan ta’wil. Bahwa tafsir menerangkan maksud yang ada pada suatu lafazh, yang menghilangkan kesamaran arti pada kata tersebut, sedangkan ta’wil menerangkan maksud yang ada pada makna yang tidak ditunjukkannya secara zhahir, akan tetapi dikandung oleh lafazh tersebut berdasarkan dalil yang mendukungnya.
Ada beberapa pegangan dalam menafsirkan Al Qur’an yang diringkas dalam bebarapa hal, antara lain:
Pertama: Tafsir Al-Qur’an merupakan penjelasan makna kata-kata dalam susunan kalimatnya, dan menurut susunan ayat-ayatnya harus dijelaskan apa adanya, tanpa adanya unsur-unsur yang menyimpang dari makna yang sebenarnya, serta untuk mengetahui apa yang dikemukakan dalam al-Quran hendaknya dipelajari terlebih dahulu secara garis besar, kemudian dipelajari lafazh dan maknanya sesuai dengan bahasa Arab dan keterangan Rasulullah SAW.
Kedua: Al-Qur’an harus dipahami menurut kenyataannya sebagai kitab suci yang diturunkan dalam bahasa Arab, karena memang diturunkan dalam bahasa Arab. Mengutip dari pedapat dari Tengku M Hasbi ash-Shiddiqi bahwa orang yang tidak mengetahui seluruh bahasa Arab tidak boleh menafsirkan Al-Qur’an.
Ketiga: Persoalan yang dibawakan oleh Al-Qur’an adalah risalah Ilahiyah ‘alamiyah yang diamanatkan kepada seorang Nabi untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Sehingga keterangan tersebut didasarkan pada keterangan yang masuk akal, sesuai dengan fitrah dan dapat memuaskan hati agar manusia mau beriman, beribadah, juga beramal saleh yang dijelaskan melalui sunnah Nabi SAW.
Keempat: Menafsirkan kata-kata dan susunan kalimat yang terdapat dalam Al-Qur’an harus berdasarkan bahasa Arab, tidak boleh ditafsiri atas dasar pengertian bahasa lain.
Kelima: Untuk memahami kisah-kisah sejarah di dalam Al-Qur’an tentang umat manusia pada zaman silam, tidak perlu dicari maknanya di dalam Taurat ataupun Injil karena memang tidak ada kaitannya dengan kitab-kitab terdahulu, dan yang menjelaskan Al-Quran adalah Rasulullah SAW, bukan Taurat atau injil.
Sumber tafsir bukanlah ilmu yang dijadikan sandaran untuk menafsirkan Al-Qur’an, tetapi sumber tafsir adalah yang sumber yang dikutip oleh para mufassir yang terlepas dari pandangan mereka dalam menafsirkan Al-Qur’an. Ada tiga macam sumber tafsir yang biasa dipakai yaitu: 1) tafsir ma’tsur (mengutip hadits-hadits yang disandarkan sampai pada Nabi, atau yang mauquf yang merupakan ungkapan atau pendapat sahabat dan tabi’in); 2) ar-Ra’yu, yang lazim disebut dengan ijtihad dalam menafsirkan Al Qur’an; 3) cerita-cerita Isra’iliyat yang masuk ke dalam tafsir melalui orang-orang Yahudi dan Nasrani yang memeluk agama Islam.
Buku ini dipenuhi referensi tentang kajian hermrneutika dari beberapa tokoh liberal yang menawarkan hermeneutika sebagai metode baru dalam menafsirkan Al-Quran. Serta memberikan umpan balik agar tidak terbawa oleh arus pemikiran-pemikiran liberal. Sehingga bagi pengkaji ilmu-ilmu tafsir dan hadits dapat menjadikan buku ini sebagai referensi ilmiyah dalam kajian-kajian ke-Islam-an di perguruan tinggi.
Memang cukup mendalam apa yang disampaikan oleh Adian Husaini dan Abdurrahman al-Bagdadi dalam mengupas masalah hermenautika dan tafsir walaupun hanya dibahas dalam buku yang cukup kecil dan ringkas. Namun frame yang dibawa oleh kedua pemikir tersebut masih bisa dikatakan cukup tekstual sehingga kadang-kadang kalau beradu argumen dengan tokoh-tokoh liberal terutama pemuja hermeneutika agak kurang nyambung.


Blog EntrySep 24, '08 11:13 PM
for everyone
Laporan Wartawan Kompas Suhartono
JAKARTA, RABU - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla seperti "dikibuli" oleh penyanyi dangdut Mela Barbie, yang tampil di acara hiburan pada acara Loper's Day 2008 di Pantai Carnaval, Taman Impian Jaya Ancol (Tija), Jakarta Utara, Rabu (30/7) siang.

Pasalnya, saat akan menyanyi di atas panggung di mana Wapres Kalla dan Ny Mufidah Jusuf Kalla beserta rombongan terbatas duduk, Mela Barbie tampil dengan sangat sopan dan santun sekali. Sebelum menyanyi, ia memberi hormat dan mengangguk kepada Wapres Kalla dan rombongan.

Penampilannya juga sangat sopan. Mela mengenakan gaun panjang berwarna biru hingga ke mata kaki. Di lehernya, ia mengenakan syal dan cardigan hitam. Ia juga menyapa penonton dengan lembut.

Namun, tak lama setelah itu Wapres Kalla dan rombongan turun panggung dan naik mobil dinas, Mela langsung mencopot cardigan dan syalnya.

Tampaklah, kutang putih yang menonjol dengan diikuti gerakan "hot". Tak cuma sampai di situ, Mela juga langsung membuka gaun panjangnya, dan terlihat Mela hanya mengenakan hotpants putih dan tanktop yang bertali-tali.

Dengan gerakan yang semakin seronok dan alunan musik yang mendayu-dayu, ditambah dengan goyangannya, Mela memancing penonton berhamburan ke arah panggung untuk ikut berjoget. Tampaklah suasana dan pemandangan khas dalam pertunjukan dangdut seperti di Sekaten. (kompas)

Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengakui kualitas keimanan umat Muslim di tanah air sedang menghadapi penggembosan dari dalam sendiri, sehingga perlu dihadapi dengan serius. Perlawanan harus dilakukan dengan serius, kata Maftuh di Kendari, Selasa (05/08). Kita pun mengakui, serangan terhadap Islam saat ini sedang terus dilakukan. Pelakunya, diantaranya masih umat Islam sendiri.

Menurut Maftuh, dewasa ini ada orang Muslim yang belajar di negara tertentu berupaya menunjukkan jati dirinya sebagai orang cerdik padai. Cara yang dilakukan oleh yang bersangkutan adalah memberikan argumentasi yang seolah-olah rasional terhadap hal-hal yang sudah menjadi kesepakatan para ulama.

Ia mencontohkan ada pendapat yang di luar kesepakatan itu berupa pelaksaan ibadah haji yang dapat dilakukan setiap bulan. Padahal soal ibadah haji itu hanya dapat dilakukan setahun sekali dan waktunya pun sudah ditentukan, antara 1 Syawal sampai 9 Zulhijah.

Contoh lain yang disuarakan kelompok orang yang disebutnya sudah "keblinger "itu adalah soal membolehkan adanya perkawinan sejenis. Menurut Menteri Agama, pendapat tersebut jelas tak bisa diterima oleh penganut agama Islam kendati mereka juga menjunjung Hak Azasi Manusia.

Pendapat menyimpang ini sangat disayangkan berasal dari umat Islam sendiri, yang ketika kecil belajar di pondok pesantren di kampung namun ketika di luar negeri ingin tampil beda dengan membuat pernyataan menyimpang.

Orang semacam itu juga ada dan pernah menduduki jabatan tinggi di salah satu instansi pemerintah, kata Maftuh.

Blog EntrySep 24, '08 11:12 PM
for everyone
Insiden Monas, 1 Juni 2008
Peristiwa Monas, awal Juni lalu, merupakan makar yang melibatkan komplotan Ahmadiyah, Sipilis, aparat keamanan, dan Amerika serta Australia dengan dukungan media yang mereka kuasai. Selain mendiskreditkan ormas Islam (fokusnya FPI) dan tokoh (terutama Habib Rizieq dan Munarman) serta perjuangannya, makar juga untuk meng-alihkan skandal BBM, Bioenergy, dan Namru-2.

Ulama Dinista, Islam Didakwa, Stigma Bengis Dilekatkan Ke Islam

Pemerintah Amerika Serikat melalui kantor Kedutaan Besarnya di Jakarta ikut mengutuk aksi FPI ini. Dalam pernyataan persnya (2/6), Kedubes AS di Jakarta menyebutkan, tindak kekerasan seperti yang dilakukan FPI ini akan berdampak serius terhadap kebebasan beragama dan berkumpul di Indonesia dan akan menimbulkan masalah keamanan.

Melalui korespondennya di Jakarta, Stephen Fitzpatrick, Suratkabar "The Australian" menurunkan berita berjudul "We`ll wage war: Indonesian Muslim hardliners " (Kami Akan Nyatakan Perang: Para Muslim Indonesia Garis Keras".

Aksi kekerasan yang terjadi pada 1 Juni lalu itu merupakan sebuah ironi karena hari itu adalah Hari Lahir Pancasila, ideologi negara yang justru menjamin kebebasan beragama, sebut surat kabar milik raja media Rupert Murdoch ini.

"The Australian" menggunakan istilah "Islamist thugs" (penjahat Islam yang kejam-red.) untuk menyebut para pengikut FPI yang menyerang para anggota AKKBB dalam beritanya.

Sementara itu, jaringan pemberitaan ABC menurunkan berita berjudul "Indonesia faces pressure to act against extremists " (Indonesia Ditekan untuk Tindak Para Ekstrimis).
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa sikap pemerintah dan polisi yang membiarkan para pengikut FPI meng-ancam hak azasi manusia para warga negara Indonesia mendapat kecaman para korban kekerasan, aktivis HAM dan media setempat. [ aya hasna/suara-islam.com ]

Blog EntrySep 24, '08 11:09 PM
for everyone
Doa Hari Pertama
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِيْنَ وَ قِيَامِيْ فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِيْنَ وَ نَبِّهْنِيْ فِيْهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِيْنَ وَ هَبْ لِيْ جُرْمِيْ فِيْهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ وَ اعْفُ عَنِّيْ يَا عَافِيًا عَنِ الْمُجْرِمِيْنَ

Ya Allah, jadikanlah puasa dan ibadahku di bulan ini seperti puasa orang-orang sejati, bangunkanlah aku di bulan ini dari kelelapan tidur orang-orang yang lupa dan ampunilah segala kesalahanku, wahai Tuhan semesta alam, dan ampunilah aku, wahai pengampun orang-orang yang bersalah.

Doa Hari Kedua
اَللَّهُمَّ قَرِّبْنِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ سَخَطِكَ وَ نَقِمَاتِكَ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِقِرَاءَةِ آيَاتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, dekatkanlah aku di bulan ini dari ridha-Mu, hindarkanlah aku di bulan ini dari kemurkaan-Mu, dan anugerahkanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca ayat-ayat (kitab)-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih.

Doa Hari Pertama
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِيْنَ وَ قِيَامِيْ فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِيْنَ وَ نَبِّهْنِيْ فِيْهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِيْنَ
وَ هَبْ لِيْ جُرْمِيْ فِيْهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ وَ اعْفُ عَنِّيْ يَا عَافِيًا عَنِ الْمُجْرِمِيْنَ

Ya Allah, jadikanlah puasa dan ibadahku di bulan ini seperti puasa orang-orang sejati, bangunkanlah aku di bulan ini dari kelelapan tidur orang-orang yang lupa dan ampunilah segala kesalahanku, wahai Tuhan semesta alam, dan ampunilah aku, wahai pengampun orang-orang yang bersalah.

Doa Hari Kedua
اَللَّهُمَّ قَرِّبْنِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ سَخَطِكَ وَ نَقِمَاتِكَ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِقِرَاءَةِ آيَاتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, dekatkanlah aku di bulan ini dari ridha-Mu, hindarkanlah aku di bulan ini dari kemurkaan-Mu, dan anugerahkanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca ayat-ayat (kitab)-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih.

Doa Hari Ketiga
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ الذِّهْنَ وَ التَّنْبِيْهَ وَ بَاعِدْنِيْ فِيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَ التَّمْوِيْهِ وَ اجْعَلْ لِيْ نَصِيْبًا مِنْ كُلِّ خَيْرٍ تُنْزِلُ فِيْهِ، بِجُوْدِكَ يَا أَجْوَدَ الْأَجْوَدِيْنَ

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini kecerdasan dan kesadaran diri, jauhkanlah aku di bulan ini dari ketololan dan kesesatan, dan limpahkanlah kepadaku sebagian dari setiap kebajikan yang Engkau turunkan di bulan ini. Dengan kedermawanan-Mu, wahai Dzat Yang Lebih Dermawan dari para dermawan.

Doa Hari Keempat
اَللَّهُمَّ قَوِّنِيْ فِيْهِ عَلَى إِقَامَةِ أَمْرِكَ وَ أَذِقْنِيْ فِيْهِ حَلاَوَةَ ذِكْرِكَ وَ أَوْزِعْنِيْ فِيْهِ لأدَاءِ شُكْرِكَ بِكَرَمِكَ
وَ احْفَظْنِيْ فِيْهِ بِحِفْظِكَ وَ سِتْرِكَ يَا أَبْصَرَ النَّاظِرِيْنَ

Ya Allah, kuatkanlah diriku di bulan ini untuk melaksanakan perintah-Mu, anugerahkan kepadaku di bulan ini kemanisan mengingat-Mu, dengan kemurahan-Mu berikanlah kesempatan kepadaku di bulan ini untuk bersyukur kepada-Mu demi kemurahan-Mu, dan dengan penjagaan dan tirai-Mu jagalah diriku di bulan ini, wahai Dzat Yang Lebih Melihat dari orang-orang yang melihat.

Doa Hari Kelima
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ الْقَانِتِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang memohon pengampunan, jadikanlah aku di bulan ini dari dari golongan hamba-hamba-Mu yang salih dan pasrah, dan jadikanlah aku di bulan ini dari golongan para kekasih-Mu yang dekat dengan-Mu. Dengan kasih sayang-mu wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih.

Doa Hari keenam
اَللَّهُمَّ لاَ تَخْذُلْنِيْ فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ وَ لاَ تَضْرِبْنِيْ بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ وَ زَحْزِحْنِيْ فِيْهِ مِنْ مُوْجِبَاتِ سَخَطِكَ بِمَنِّكَ وَ أَيَادِيْكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِيْنَ

Ya Allah, jangan Kau hinakan aku di bulan ini karena keberanianku bermaksiat kepada-Mu, jangan Kau cambuk aku dengan cambuk kemurkaan-Mu dan jauhkanlah aku dari (segala perbuatan) yang menyebabkan murka-Mu. Dengan anugerah dan kekuasaan-Mu wahai Puncak Harapan para pengharap.

Doa Hari Ketujuh
اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ فِيْهِ عَلَى صِيَامِهِ وَ قِيَامِهِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَ آثَامِهِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ بِتَوْفِيْقِكَ يَا هَادِيَ الْمُضِلِّيْنَ

Ya Allah, bantulah aku di bulan ini dalam melaksanakan puasa dan ibadah, jauhkanlah aku di bulan ini dari kesalahan dan doa-dosa (yang tidak pantas dilaksanakan) di dalamnya, dan anugerahkanlah kepadaku di bulan ini (kesempatan untuk) mengingat-Mu untuk selamanya dengan taufik-Mu, wahai penunjuk jalan orang-orang yang sesat.

Doa Hari Kedelapan
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ رَحْمَةَ الأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلاَمِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الآمِلِيْنَ

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini untuk mengasihani anak-anak yatim, memberi makan, menebarkan salam dan bersahabat dengan orang-orang mulia. Dengan keutamaan-Mu, wahai Tempat Bernaung orang-orang yang berharap.

Doa Hari Kesembilan
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ نَصِيْبًا مِنْ رَحْمَتِكَ الْوَاسِعَةِ وَ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِبَرَاهِيْنِكَ السَّاطِعَةِ وَ خُذْ بِنَاصِيَتِيْ إِلَى مَرْضَاتِكَ الْجَامِعَةِ بِمَحَبَّتِكَ يَا أَمَلَ الْمُشْتَاقِيْنَ

Ya Allah, limpahkanlah kepadaku di bulan sebagian dari rahmat-Mu yang luas, tunjukanlah aku di bulan ini kepada tanda-tanda-Mu yang terang, dan tuntunlah aku kepada ridha-Mu yang maha luas. Dengan cinta-Mu wahai harapan orang-orang yang rindu.

Doa Hari Kesepuluh
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُتَوَكِّلِيْنَ عَلَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْفَائِزِيْنَ لَدَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ إِلَيْكَ بِإِحْسَانِكَ يَا غَايَةَ الطَّالِبِيْنَ

Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang bertawakal kepada-Mu, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang jaya di haribaan-Mu, dan jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang telah dekat kepada-Mu. Dengan kebaikan-Mu wahai tujuan orang-orang yang berharap.

Doa Hari Kesebelas
اَللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيَّ فِيْهِ الْإِحْسَانَ وَ كَرِّهْ إِلَيَّ فِيْهِ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ حَرِّمْ عَلَيَّ فِيْهِ السَّخَطَ وَ النِّيْرَانَ بِعَوْنِكَ يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ

Ya Allah, cintakanlah kepadaku di bulan ini berbuat kebajikan, bencikanlah kepadaku di bulan ini kefasikan dan maksiat, dan cegahlah dariku di bulan ini kemurkaan dan neraka-(Mu) dengan pertolongan-Mu wahai Penolong para peminta pertolongan.

Doa Hari Kedua Belas
اَللَّهُمَّ زَيِّنِّيْ فِيْهِ بِالسِّتْرِ وَ الْعَفَافِ وَ اسْتُرْنِيْ فِيْهِ بِلِبَاسِ الْقُنُوْعِ وَ الْكَفَافِ وَ احْمِلْنِيْ فِيْهِ عَلَى الْعَدْلِ
وَالإِنْصَافِ وَ آمِنِّيْ فِيْهِ مِنْ كُلِّ مَا أَخَافُ بِعِصْمَتِكَ يَا عِصْمَةَ الْخَائِفِيْنَ

Ya Allah, hiasilah diriku di bulan ini dengan menutupi (segala kesalahanku) dan rasa malu, pakaikanlah kepadaku di bulan ini pakaian qana’ah dan mencegah diri, tuntunlah aku di bulan ini untuk berbuat adil, dan kesadaran, dan jagalah aku di bulan ini dari setiap yang kutakuti. Dengan penjagaan-Mu wahai Penjaga orang-orang yang ketakutan.

Doa Hari Ketiga Belas
اَللَّهُمَّ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الدَّنَسِ وَ الْأَقْذَارِ وَ صَبِّرْنِيْ فِيْهِ عَلَى كَائِنَاتِ الْأَقْدَارِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِلتُّقَى وَ صُحْبَةِ الأَبْرَارِ بِعَوْنِكَ يَا قُرَّةَ عَيْنِ الْمَسَاكِيْنِ

Ya Allah, sucikanlah aku di bulan ini dari segala jenis kotoran, jadikanlah aku di bulan ini sabar menerima setiap ketentuan-(Mu), dan anugerahkanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk meraih takwa dan bersahabat dengan orang-orang yang bijak dengan pertolongan-Mu wahai Kententraman hati orang-orang miskin.


Doa Hari keempat Belas
اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ فِيْهِ بِالْعَثَرَاتِ وَ أَقِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْخَطَايَا وَ الْهَفَوَاتِ وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ فِيْهِ غَرَضًا لِلْبَلايَا وَ الآفَاتِ بِعِزَّتِكَ يَا عِزَّ الْمُسْلِمِيْنَ

Ya Allah, jangan Kau siksa aku di bulan ini karena kesalahan-kesalahanku, selamatkanlah aku di bulan ini dari segala kesalahan, dan jangan Kau jadikan aku di bulan ini tempat persinggahan malapetaka dan bala dengan kemuliaan-Mu wahai Kemuliaan muslimin.


Doa Hari Kelima Belas
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ وَ اشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِيْ بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْنَ

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini ketaatan orang-orang yang khusyu’, dan lapangkanlah dadaku di bulan ini karena taubat orang-orang yang mencintai-Mu. Dengan perlindungan-Mu wahai Pengaman orang-orang yang takut.

Doa Hari Keenam Belas

Ç
Ya Allah, berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk berkumpul bersama orang-orang baik, jauhkanlah aku di bulan ini dari bersahabat dengan orang-orang jahat, dan dengan rahmat-Mu tampatkanlah aku di bulan ini di dalam rumah keabadian dengan ketuhanan-Mu wahai Tuhan sekalian alam.


Doa Hari Ketujuh Belas
اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِصَالِحِ الأَعْمَالِ وَ اقْضِ لِيْ فِيْهِ الْحَوَائِجَ وَ الآمَالَ يَا مَنْ لاَ يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيْرِ وَ السُّؤَالِ يَا عَالِمًا بِمَا فِيْ صُدُوْرِ الْعَالَمِيْنَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ

Ya Allah, tunjukkanlah aku di bulan ini kepada amal yang salih, dan berikanlah kepadaku di bulan ini segala keperluan dan cita-citaku, wahai Dzat yang tidak membutuhkan penjelasan dan permintaan, wahai Dzat yang mengetahui segala rahasia yang ada di hati manusia, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarganya yang suci.


Doa Hari Kedelapan Belas
اَللَّهُمَّ نَبِّهْنِيْ فِيْهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّرْ فِيْهِ قَلْبِيْ بِضِيَاءِ أَنْوَارِهِ وَ خُذْ بِكُلِّ أَعْضَائِيْ إِلَى اتِّبَاعِ آثَارِهِ بِنُوْرِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوْبِ الْعَارِفِيْنَ

Ya Allah, beritahukanlah kepadaku di bulan ini segala berkah yang tersimpan di dua pertiga malamnya, terangkan hatiku di bulan ini dengan cahayanya, dan bimbinglah seluruh anggota tubuhku di bulan ini untuk mengikuti tanda-tanda keagungannya dengan cahaya-Mu wahai penerang hati para ‘arif.


Doa Hari Kesembilan Belas
اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيْلِيْ إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لاَ تَحْرِمْنِيْ قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِيْنِ

Ya Allah, sempurnakanlah bagianku di bulan ini dengan berkahnya, permudahlah jalanku untuk menempuh kebaikannya, dan janganlah Kau halangi diriku untuk menerima kebaikannya, wahai Penunjuk Jalan kepada kebenaran yang nyata.



Doa Hari Kedua Puluh
اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ فِيْهِ أَبْوَابَ الْجِنَانِ وَ أَغْلِقْ عَنِّيْ فِيْهِ أَبْوَابَ النِّيْرَانِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِتِلاَوَةِ الْقُرْآنِ يَا مُنْزِلَ السَّكِيْنَةِ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Ya Allah, bukalah bagiku di bulan ini pintu-pintu surga, tutuplah untukku di bulan ini pintu-pintu neraka, dan berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca al-Quran, wahai Penurun ketenangan di hati Mukminin.


Doa Hari Kedua Puluh Satu
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَ لاَ تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيْلاً وَ اجْعَلِ الْجَنَّةَ لِيْ مَنْزِلاً وَ مَقِيْلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِيْنَ

Ya Allah, berikanlah kepadaku di bulan ini sebuah petunjuk untuk mencapai keridhaan-Mu, jangan Kau beri kesempatan kepada setan di bulan ini untuk menggodaku, dan jadikanlah surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku, wahai Pemberi segala kebutuhan orang-orang yang meminta.


Doa Hari Kedua Puluh Dua
اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ فِيْهِ أَبْوَابَ فَضْلِكَ وَ أَنْزِلْ عَلَيَّ فِيْهِ بَرَكَاتِكَ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوْجِبَاتِ مَرْضَاتِكَ وَ أَسْكِنِّيْ فِيْهِ بُحْبُوْحَاتِ جَنَّاتِكَ يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّيْنَ

Ya Allah, bukalah bagiku di bulan ini pintu-pintu anugerah-Mu, turunkanlah kepadaku di bulan ini berkah-berkah-Mu, berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk mencapai keridhaan-Mu, dan tempatkanlah aku di bulan ini di tengah-tengah surga-Mu, wahai Pengabul permintaan orang-orang yang ditimpa kesulitan.


Doa Hari Kedua Puluh Tiga
اَللَّهُمَّ اغْسِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الذُّنُوْبِ وَ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُيُوْبِ وَ امْتَحِنْ قَلْبِيْ فِيْهِ بِتَقْوَى الْقُلُوْبِ يَا مُقِيْلَ عَثَرَاتِ الْمُذْنِبِيْنَ

Ya Allah, sucikanlah aku di bulan ini dari dosa-dosa, bersihkanlah aku di bulan ini dari segala aib, dan ujilah aku di bulan ini dengan ketakwaan, wahai Pemaaf segala kesalahan orang-orang yang berdosa.


Doa Hari Kedua Puluh Empat
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ فِيْهِ مَا يُرْضِيْكَ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيْكَ وَ أَسْأَلُكَ التَّوْفِيْقَ فِيْهِ لأَنْ أُطِيْعَكَ وَ لاَ أَعْصِيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائِلِيْنَ

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu di bulan ini segala yang mendatangkan keridhaan-Mu, aku berlindung kepada-Mu dari segala yang dapat menimbulkan murka-Mu, dan aku memohon kepada-Mu taufik untuk menaati-Mu dan tidak bermaksiat kepada-Mu, wahai Yang Maha Dermawan terhadap para pemohon.


Doa Hari Kedua Puluh Lima
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مُحِبًّا لِأَوْلِيَائِكَ وَ مُعَادِيًا لأَعْدَائِكَ مُسْتَنّا بِسُنَّةِ خَاتَمِ أَنْبِيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ النَّبِيِّيْنَ

Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini pencinta para kekasih-Mu, pembenci para musuh-Mu, mengikuti sunnah penutup para nabi-Mu, wahai Penjaga hati para nabi.


Doa Hari Kedua Puluh Enam
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِيْ فِيْهِ مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبِيْ فِيْهِ مَغْفُوْرًا وَ عَمَلِيْ فِيْهِ مَقْبُوْلاً وَ عَيْبِيْ فِيْهِ مَسْتُوْرًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِيْنَ

Ya Allah, jadikanlah usahaku di bulan ini disyukuri, dosaku diampuni, amalku diterima dan kejelekanku ditutupi, wahai Dzat Yang Lebih Mendengar dari setiap yang mendengar.


Doa Hari Kedua Puluh Tujuh
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَ صَيِّرْ أُمُوْرِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَ اقْبَلْ مَعَاذِيْرِيْ وَ حُطَّ عَنِّيَ الذَّنْبَ وَ الْوِزْرَ يَا رَؤُوْفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini keutamaan Lailatul Qadr, jadikanlah urusanku yang sulit menjadi mudah, terimalah ketidakmampuanku, dan hapuskanlah
dosa dan kesalahanku, wahai Yang Maha Kasih kepada hamba-hamba-Nya yang salih.


Doa Hari Kedua Puluh Delapan
اَللَّهُمَّ وَفِّرْ حَظِّيْ فِيْهِ مِنَ النَّوَافِلِ وَ أَكْرِمْنِيْ فِيْهِ بِإِحْضَارِ الْمَسَائِلِ وَ قَرِّبْ فِيْهِ وَسِيْلَتِيْ إِلَيْكَ مِنْ بَيْنِ الْوَسَائِلِ يَا مَنْ لاَ يَشْغَلُهُ إِلْحَاحُ الْمُلِحِّيْنَ

Ya Allah, sempurnakanlah bagiku di bulan ini ibadah-ibadah sunnah, muliakanlah aku di bulan ini dengan memahami setiap masalah (yang kuhadapi), dan dekatkanlah di bulan ini perantaraku menuju ke haribaan-Mu, wahai Dzat yang tak disibukkan oleh rintihan para perintih.


Doa Hari Kedua Puluh Sembilan
اَللَّهُمَّ غَشِّنِيْ فِيْهِ بِالرَّحْمَةِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ التَّوْفِيْقَ وَ الْعِصْمَةَ وَ طَهِّرْ قَلْبِيْ مِنْ غَيَاهِبِ التُّهَمَةِ يَا رَحِيْمًا بِعِبَادِهِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu atasku, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini taufik dan penjagaan, dan bersihkan hatiku di bulan ini dari mencela, wahai Dzat yang Maha Pengasih atas hamba-hamba-Nya yang Mukmin.


Doa Hari Ketiga Puluh
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ‏

Ya Allah, kabulkan puasaku di bulan ini sesuai dengan ridha-Mu dan ridha Rasul-Mu (sehingga) cabang-cabangnya kokoh karena pondasinya demi junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Dan segala puja bagi Allah Tuhan semesta alam.

Sumber : ICC-jakarta.com

َللَّهُمَّ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ وَ آوِنِيْ فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى (فِيْ ) دَارِ الْقَرَارِ بِإِلَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ

Blog EntrySep 24, '08 11:06 PM
for everyone
Surat Terbuka untuk Remaja Muslim Indonesia
No: 05/PN/08/08 Jakarta, 10 Agustus 2008

Wahai Sahabat, Kekasih Allah..
Kita sekarang hidup dalam “kampung kecil” dunia global. Batas-batas imajiner antar negara saat ini semakin tidak kita rasakan lagi. Apakah engkau merasakan bahwa “kampung kecil” kita saat ini begitu getol mengajak kita melupakan bahwa kita ini adalah hamba Allah?

Karena ajakan yang getol itu banyak sahabat-sahabat kita tidak lagi merasa berdosa ketika melakukan perbuatan yang dilarang Allah kekasih kita. Pernahkan kalian tahu bahwa Penelitian Objectively Verifiable Indicators (OVI) SeBAYA Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jatim 2004 menunjukkan hasil bahwa para responden usia 15-24 tahun yang sudah melakukan hubungan seksual dengan satu orang atau lebih, yakni sebanyak 49 orang dari 360 responden? Sejak Januari-Nopember 2004, tercatat 227 remaja yang melakukan konsultasi, 90 diantaranya telah melakukan seks bebas dan delapan orang positif hamil? Sedihkah engkau ketika tahu bahwa mereka melakukan itu tanpa merasa bersalah kepada kekasih kita Allah?

Harusnya kita selalu sadar bahwa Allah yang telah menciptakan kita, yang telah memberikan kehidupan kepada kita. Kita mampu bergerak karena Allah yang memberi kita jiwa. Kita mampu berpikir, bernafas,melihat,mendengar,dan meraba karena Allah memberikan kita kemampuan itu. Maka sudah sepantasnyalah kita hidup untuk melakukan yang terbaik menurut pencipta kita, pemberi kehidupan kita. Kita rasanya tidak punya keberanian untuk menentangnya, karena jiwa kita ada dalam genggamanNya.

Wahai Sahabat, Kekasih Allah..
”Kampung kecil” kita saat ini mengarahkan kita jadi pekerja-pekerja murah untuk mengolah kekayaan alam kita yang berlimpah ruah demi memperkaya para penjajah. Tahukah engkau emas kita dikuasai pengusaha Freeport. Sembilan puluh persen kekayaan minyak dan gas kita dikuasai oleh penjajah yang lain? Lihatlah di sekitar kita. Fenomena keterpurukan. Fenomena kesedihan. Semakin banyak mereka yang putus sekolah. Semakin banyak mereka yang harus berjuang di jalan menjadi pengamen, pemulung. Kenapa bisa terjadi kalau negara ini sebenarnya kaya? Apakah kita akan membiarkan kondisi ini terus berlanjut?



Wahai Sahabat, Kekasih Allah
Engkaulah remaja, pemuda harapan umat. Engkaulah bagian dari umat terbaik yang Allah turunkan ke tengah manusia. Di tanganmu perubahan itu bisa diwujudkan. Ditanganmu kemaslahatan manusia dipertaruhkan. Kembalikan kekayaan yang telah Allah anugerahkan ke tangan umat, untuk kesejahteraan umat. Rebut kembali kekayaan itu dari tangan penjajah!

Wahai Sahabat, Kekasih Allah
Umat telah memanggilmu! Umat telah memanggilmu! Umat menaruh harapan besar di pundakmu. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada dirimu untuk terus berbuat, untuk terus bergerak untuk menjadi pemuda tangguh. Pemuda berkepribadian Islam. Bersama-sama dengan pemuda muslim lain, menyusun barisan rapi, menghadirkan solusi Islam, menegakkan kembali peradaban Islam. Menghilangkan pengaruh peradaban kapitalisme yang rendah di dunia, sehingga hidup manusia akan menuju kembali ke kehidupan yang cemerlang.

JURUBICARA MUSLIMAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA
Febrianti Abassuni
HP. 08129049930
Email : febrianti@hizbut-tahrir.or.id / febrianti.abassuni@gmail.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Gedung Anakida Lt. 7
Jl. Prof. Soepomo No. 27, Jakarta Selatan - 12790
Telp / Fax : (62-21) 8305848
Website : http//:www.hizbut-tahrir.or.id


VideoSep 4, '08 12:31 AM
for everyone



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Blog EntryAug 22, '08 11:47 AM
for everyone
Saat ini mayoritas negara-negara di dunia sudah merasa merdeke dan bebas dari penjajahan. Perasaan seperti ini juga terjadi di mayoritas negeri-negeri muslim. Dalam artian yang bebas dari perasaan terjajah dari negara lain dan bebas membuat kebijakan  untuk mementukan nasib bangsa sendiri tanpa ada interpensi dari negara asing.
 
Hal ini juga bias dilihat dari fenomena yang terjadi di Negara Indonesia yang merupakan negara yang memiliki penduduk muslim terbesar di dunia. Baru saja kita memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-63 RI. Berbagai bentuk acara dilaksanakan di seluruh penjuru tanah air, mulai dari jalan sehat, tarik tambang, bola dangdut, atraksi daerah, panjat pucang, dan lain-lain. Ini merupakan refleksi perasaan syukur rakyat Indonesia yang telah terbebas dari penjajahan VOC, Belanda, Portugis, dan Jepang.

Namaun apakah kemerdekanan yang kita rasakan selama ini memang benar-benar kemerdekaan yang hakiki? Kemerdekaan yang benar-benara terlepas dari intervensi Negara-negara asing. Jangan-jangan ini hanya perubahan model penjajahan saja, dari penjajahan fisik ke penjajahan yang dilakukan secara non fisik. Kemerdekaan yang meloloskan Indonesia dari mulut harimau, kemudian kita dimasukkan ke dalam mulut buaya. Mungkin seperti itulah gambaran yang bias digambarkan bagi bangsa ini secara umum juga negeri negeri muslim lain yang merasa telah merdeka.

Hal ini berangkali hampir serupa dengan beralihnya pemerintahan di Indonesia dari pemerintahan Hindia Belanda kepada Pemerintahan Jepang. Jepang dianggap sebagai negara penyelamat. Namun perasaan itu hanya bisa dirasakan untuk sementara waktu saja. Rakyat Indonesia ketika itu tidak lebih baik dari sebelumnya, bahkan lebih buruk. Itulah kemerdekaan semu yang bisa dirasakan selama ini. Pemerintah asing boleh disebut hanya merubah gaya penjajahannya saja. Kalo dilihat sejenak tentang sejarah kaum Muslimin, Inggris sengaja mengobarkan semangat patriotisme dan nasionalisme kepada umat Muslim sehingga wilayah Khilafah Utsmani menjadi kecil-kecil. Selanjutnya mereka (sekutu) memangsa negeri-negeri muslim yang tidak memiliki vitamin yang cukup untuk melawan penjajah sekutu.

Sebagai tambahan wacana, mungkin perlu diketahui apa sebenarnya yang terjadi pada bangsa ini. Sebagai salah satu negeri muslim, yang pendudknya adalah mayoritas ummat muslim. Bagaimana sebenarnya peran asing dalam menentukan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek, daintaranya:

Pertama, aspek ekonomi; dengan beerkedok lembaga-lembaga keuangan dunia seperti IMF dan Bank Dunia. Bahwa selama ini Indonesia masih terikat dengan dua lembaga tersebut, sehingga Indonesia dengan mudah diatur oleh dunia asing karena memang lembaga tersebut disetir oleh dengan mengutamakan kepentingan asing.

Kedua, aspek politik: dengan mengangkat wacana internesiaonal “war on terrorism”, negara asing dengan mudah mencap Indonesia sebagai negara teroris. Bebaerapa kasus terror bom di Indonesia dijadikan sebagai icon bahwa Indonesia adalah sarang teroris. Hal tersebut juga menjadikan Indonesia harus mengekor kepada kebijakan internasional yang berkaitan dengan terorisme.  Kebijakan yang sangat merugikan umat Islam. Hingga pada akhirnya umat Islam sendiri pobia terhadap agama mereka.

Katiga, aspek sosisal: dengan jargon HAM dan kebebasan, Negara asing sangat mendukung penuh terhadap LSM-LSM yang anti terhadap syari’ah Islam. Dengan dukungan penuh dari negara-negar asing, maka LSM-LSM tersebut dengan sangat mudah bisa mengkampanyekan ide-ide kebebasan dengan tidak terbatas. Pornoaksi, pornografi, kaum lesbi, dan homo seksual pun didukung dengan gigih. Termasuk Ahmadiyah yang telah difatwa sesat pun dibela mati-matian.
 
Bebarapa pemaparan di atas hanya segelintir dari kebijakan-kebijakan yang didukung oleh negara asing. Belum lagi masalah pendidikan, kesehatan, pertanian, kelautan, pertahanan, keamanan dan lain-lain yang masih di bawah payung kebijakan internasional. Betapa hina negeara ini dihadapan negar asing. Sebut saja Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Australia yang memiliki pengaruh besar terhasap kebijakan negara. Negara sudah lagi dikuasai oleh satu negara tertentu seperti pada masa penjajahan fisik tempo dulu tapi sudah dikuasai oleh multi negara.

Fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja, tapi hampir terjadi di seluruh negeri-negeri muslim. Hal ini bias dilihat dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Saudi Arabia, Mesir, Iraq, Pakistan, Afganistan. Seakan-akam mereka harus minta restu dari negar asing dalam menentukan kebijakan Negara.

Ada juga beberapa negeri yang bernotabenekan Isalm menentang kebijakan internasional yang dimotori oleh Amerika melalui PBB. Namun negeri-negeri tersebut sangat lemah dalam menentang semua kebijakn tersebut, karena mereka hanyalah negara kecil yang tidak memiliki tenaga cukup. Ditambah lagi dengan keadaan umat Islam yang masih berpecah-pecah dan belum ada kerja sama yang baik. Merka selalu dibayang-bayangi dengan berbagai ancaman, termasuk ancaman perang. Sebut saja Iran, namun berapa lama mereka akan dapat bertahan? Jika negeri-negeri muslim yang lain belum ada yang mendukungnya. Indonesia saja yang dulu konon menganut politik luar negeri Non-Block. Namun apa sikap bangsa ini terhadap resolusi yang diarahkan kepada Iran. Indonesia berubah sikap dari mendukung Iran menjadi mendukung Amerika karena sudah terikat dengan pemerintahan AS. Mungkin ini juga bisa dijadikan bukti kecil bahwa memang negeri ini belum merdeka.
Untuk melepaskan diri dari penjajahan tersebut harus ada yang dilakukan agar tidak lagi berada dalam lingkaran setan negara asing yang serba kapitalistik. Denagan modal kecil dapat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan fitrah manusia sebagai makhluk sosial. Karena itu Islam harus bersatu untuk membentuk satu pemerintahan yang dapat menyelamatkan umat manusia dari hukum rimba yang sedang berjalan di dunia. Siapa kuat dia menang. Pada saat sekarang ini Amerika adalah negara Super Power -versi mereka- maka semua kebijakan internasional berada di tangan mereka.

Kalau umat Islam bersatu maka yang namanya istilah penjajahan akan hilang dari muka bumi ini. Islam tidak mengenal penjajahan. Yang ada hanyalah dakwah dan menyebarkan Islam ke penjuru dunia. Tapi bukan dengan tujuan untuk meraup hasil dan menguasai suatu daerah tertentu, tapi untuk mengeluarka umat manusia dari kezholiman menuju dunia yang penuh dengan sinar kehidupan yang mencerahkan dan menyelamatkan manusia.

Sebagai penutup saya coba ingin menyampaikan sebuah tanggapan seorang teman tentang usia bangsa ini. yang. “Indonesia sekarang sudah berusia 63 tahun. Orang bilang dewasa. Apa ga salah, 63 tahun itu bias dikatakan usia yang tua. Nabi aja Cuma berusia 63 tahun kalaupun lebih dari itu, mungkin itu adalah bonus yang wajib disyukuri.” tinggal bagaimana kita akan mengarahkan negeri in, apakah tetap berada dalam kungkunan kapitalisme sehingga indonesia akan maju. Atau harus kembali kepad Islam sehingga seluruh manusia dapat hidup sentosa sesua dengan fithrahnya masing-masing.

Photo Albumkenangan slama liburanJul 10, '08 4:51 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumNarsis PhotoJul 6, '08 11:37 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

MusicJul 6, '08 10:16 PM
for everyone
Gabby J.D lv ia BiNtaNgQu   

Photo Albumfupk adventure with smart generationJun 19, '08 3:28 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
muncak ke ungaran dengan teman teman fupk walaupun cuma empat orang

EventJun 15, '08 10:20 AM
for everyone
Start:     Jun 14, '08 3:00p
End:     Jun 15, '08 12:00p
Location:     gunung ungaran
muncak gunung ungaran dengan teman teman fupk iain walisongo
bersama smart generation of fupk students, tapi cuma sayang cuma empat orang yang ikut, saya sendiri-Syah Azis (PK II); Rijal (PK III); Ama (PK I), dan Kandu dari PGMI Angkatan 2007 IAIN Walisongo

Blog EntryMay 22, '08 4:58 AM
for everyone
Tokoh Evangelis AS Serukan Penghancuran Islam
Katagori : Islamophobia
Oleh : Redaksi Era Muslim 13 Mar 2008 - 7:30 pm

Kebencian kalangan Kristen Radikal Amerika terhadap Islam memang sudah keterlaluan, beberapa saat lalu Thomas Tancredo  anggota Senat AS menyerukan penghancuran Mekkah dan kali ini tokoh Evangelis di AS Rod Parsley , lagi-lagi melontarkan pernyataan provokatif. Parsley yang juga penasehat spiritual Senator John McCain-kandidat presiden AS dari Partai Repulik-menyatakan bahwa agama Islam adalah agama palsu dan menyerukan agar agama Islam dihancurkan.

Ironisnya, McCain malah menyalami Parsley sementara pastor gereja terbesar di Ohio itu mengajak umat Kristiani "perang" melawan Islam dan menghancurkan Islam. Parsley memang pendukung utama McCain di wilayah Ohio. Pada 26 Februari lalu, saat berkampanye di Cincinnati dengan Parsley, McCain menyebut Parsley sebagai seorang "pembimbing spiritual" nya.

Parsley, pemimpin World Harvest Church of Columbus yang memiliki sekitar 12.000 jamaah di AS ini, sudah menulis sejumlah buku berisi pandangan-pandangan keagamaan yang menunjukkan bahwa ia seorang fundamentalis.

Dalam bukunya yang terbit tahun 2005 berjudul "The 2005 Silent No More" di bab "Islam:The Deception of Allah", Parsley mengingatkan bahwa ada perang peradaban antara Islam dan Kristen. Parsley juga menyebut Islam sebagai agama yang anti-Kristus dan mendesak AS agar mengobarkan Perang Salib baru untuk memusnahkan agama Islam.

Hubungan McCain dengan Parsley dalam bidang politik sangat erat. Pada pemilu tahun 2004, gereja Parsley dianggap berperan besar dalam mendorong para penganut Kristen fundamentalis di AS untuk memberikan suaranya pada George W. Bush yang waktu itu menjadi kandidat presiden AS. Gereja Parsley pernah dituding terlibat dalam kasus-kasus penggelapan pajak tokoh-tokoh pro-Republik. (ln/presstv/eramuslim)

Suara Dari Amerika Hancurkan Makkah
Anggota Kongres AS Thomas Tancredo mengusulkan untuk mengebom Makkah jika AS diserang. Memancing di air keruh, menyakiti hati umat Islam.

Entah apa yang berkecamuk di benak Thomas Tancredo, anggota Kongres Amerika Serikat, asal Colorado. Dalam wawancara radio WFLA-AM, Orlando, Florida, Jumat dua pekan lalu (15/7), ia ditanya secara hipotesis tentang apa yang harus dilakukan AS jika beberapa kotanya diserang dengan senjata nuklir.
 
Anggota Kongres dari Partai Republik ini menjawab, “Jika ini terjadi di AS, dan kita mengetahuinya sebagai perbuatan Muslim Ekstrem-Fundamentalis, Anda dapat menyerang tempat-tempat suci mereka.”

Pat Campbell, sang pewawancara, bertanya untuk memperjelas, “Anda berbicara tentang mengebom Makkah?” Tancredo menjawab pasti, “Ya.”

Penjelasan ini, ia perkuat kembali tiga hari berikutnya. Menurutnya, jawaban itu ia maksudkan sebagai upaya mencari metode yang dapat ditempuh AS dalam rangka mengantisipasi serangan mendatang. “Salah satu bentuk yang dapat dilakukan untuk mencegah berbagai serangan ini adalah menjelaskan bahwa terdapat kemungkinan tempat-tempat suci itu diserang,” demikian bunyi penjelasan pers itu.

Pelecehan sekaligus ancaman terhadap Islam ini segera menyulut protes warga Muslim Amerika. Berbagai tokoh Muslim AS segera meminta Partai Republik di Colorado dan seluruh wilayah AS mengutuk pernyataan Tancredo. Mereka juga meminta agar ia minta maaf secara pribadi pada warga Colorado dan setiap Muslim AS atas pernyataannya.

Bahkan, sebagaimana dilaporkan Aljazeera, Selasa (12/6), Komite Hubungan Islam-Amerika (CAIR) tengah berupaya mengatur pertemuan dengan Thomas Tancredo. Lembaga sipil Muslim terbesar di AS ini ingin mengetahui pasti maksud Tancredo.

“Pernyataan Tancredo berbahaya dan tak layak (diucapkan) oleh seorang anggota Kongres,” kritik James Zaghbi, Direktur Hubungan Arab-Amerika. Menurutnya, perkataan seperti ini, jika keluar dari seorang tokoh dipilih akan berbahaya bagi upaya memerangi terorisme, selain tidak mencerminkan perasaan rakyat Amerika. Selain itu, tambah Zaghbi, ungkapan tak bertanggung jawab ini dapat memperluas kesenjangan hubungan antara AS dengan dunia Arab dan Islam.

Lembaga Dewan Urusan Umum Muslimin bahkan meminta Presiden George W Bush dan lembaga Kongres untuk mengecam pernyataan tentang “penghancuran Makkah” oleh Tancredo. Protes keras juga datang dari Colorado, wilayah yang diwakili Tancredo. “Penjelasan Tancredo radikal dan tidak mencerminkan realitas,” ujar Mohammad Noorzai, Koordinator Dewan Muslim Colorado. Baginya, sosok manapun dalam posisi Tancredo, perlu berhati-hati dalam berkomentar, jika berkait dengan tempat suci dan teks agama.

Bukan hanya warga Muslim yang berang. Juru bicara anggota Kongres, Nancy Pelusi, yang memimpin minoritas demokrat di Kongres menilai pernyataan itu “tidak bertanggung jawab”. Anggota Kongres AS Thomas Tancredo mengusulkan untuk mengebom Makkah jika AS diserang. Memancing di air keruh, menyakiti hati umat Islam.

Sebenarnya, seperti apa sosok Tancredo. Selama ini, ia dikenal dengan pemikiran-pemikirannya yang keras berkaitan dengan imigrasi dan kehadiran warga asing. Kabarnya, mengutip Islamonline, Rabu (20/7), ia bersiap terjun pada pemilihan presiden tahun 2008 mendatang mewakili partai Republik. Ia juga dikabarkan tengah mulai berkeliling guna menakar kekuatan dukungan untuk dirinya.

Tancredo bukanlah orang pertama yang berpikiran untuk mengebom Makkah. Desember 2002 lalu, seorang perwira tinggi Israel meminta pemerintahnya mengumumkan niat menghancurkan kota suci Makkah dan Madinah di Arab Saudi jika Israel mendapat serangan nuklir dari negara atau kelompok Arab atau Muslim. Usulan ini dimuat dalam artikel berjudul “Ancaman Nuklir terhadap Israel”, yang dimuat dalam harian Haartz yang terbit di Israel. Penulisnya adalah perwira berpengkat kolonel dengan inisial M dan bekerja sebagai dosen di sebuah institut militer Israel.
Kabarnya, seperti dinyatakan koresponden Haartz pada desk militer, Aminon Barzlai, negara Zionis ini mempunyai 100-400 hulu ledak nuklir yang bisa dilontarkan dari darat, laut dan udara. Selain Israel, Ritch Louri, editor majalah National Review yang terbit di AS, juga pernah mengusulkan untuk menyerang Makkah dengan senjata nuklir. Ide itu dituangkan pada tulisannya yang dimuat dalam edisi internet, Maret 2002 lalu.

“Seandainya kita punya bom ‘aman’ yang bisa menjamin pembatasan kehancuran hanya pada titik serangan, kita akan letakkan Gaza dan Ramallah dalam daftar target,” tulis Louri, sebagaimana dikutip harian Al-Wathan yang terbit di Arab Saudi. Setelah semua ini, pertanyaan yang layak diajukan, dalam posisi apakah umat Islam saat ini? Di satu sisi terancam dan terintimidasi, namun di sisi lain dicap teroris. Persis seperti kata pepatah, sudah jatuh ketiban tangga. “Kalau mereka mau menyerang Makkah, berarti mereka mengobarkan perang Salib lagi. Nggak ada masalah. Asal umat Islam sadar bahwa mereka itu memusuhi dan memerangi Islam,” ujar KH A Cholil Ridwan, wakil ketua Komite Solidaritas Islam Indonesia (KISDI).

Lima belas abad silam, kabar tentang bakal diserangnya Makkah, dalam hal ini Baitullah, telah diwartakan oleh Rasulullah saw. “Sungguh Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka,” (HR Muslim, Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah). Peristiwa ini, meskipun tidak disebutkan pelakunya maupun waktunya, juga menjadi salah satu tanda kiamat.

Bagi umat Islam, sunnatullah selalu menegaskan, kemenangan adalah milik kebenaran dan keadilan, meski datangnya kadang belakangan. (Sabili)
M. Nurkholis Ridwan

Blog EntryMay 22, '08 4:55 AM
for everyone
Misi Pluralisme Di Balik Novel Ayat-ayat Cinta
Oleh : Redaksi 04 Mar 2008 - 3:00 am
Risalah Mujahidin Edisi 17 Shafar 1429 H (Feb-Maret 2008

Pesona Novel Ayat-ayat Cinta telah menjulangkan nama penulisnya, Habiburrahman el-Shirazy, ke posisi Tokoh Perubahan 2007 versi Republika. Seperti sastrawan dan budayawan Mesir Mahmud Abbas al-Aqqad, Thaha Husein dan lainnya, yang menjadi makelar zionis melalui gagasan multikultural dan multikeyakinan. Agen zionis, memang tidak pernah kehilangan cara untuk menemukan kaki tangan di bidang sastra dan budaya. Membaca novel Ayat-ayat Cinta menyisakan beragam kesan. Mungkinkah penulisnya dianggap figur yang tepat sebagai makelar zionisme melalui misi pluralisme agama?

LAHIR di Semarang, Kamis 30 September 1976, Habiburrahman el-Shirazy memulai pendidikan menengahnya di MTs Futuhiyyah 1 Mranggen; sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Al-Anwar, Mranggen, Demak, di bawah asuhan KH Abdul Bashir Hamzah.

Pada tahun 1992 ia merantau ke kota budaya Surakarta, untuk belajar di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Surakarta, lulus pada tahun 1995. Setelah itu melanjutkan pelajaran ke Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadits di Universitas Al-Azhar, Kairo, dan selesai pada tahun 1999. Pada tahun 2001 lulus Postgraduate Diploma (Pg.D) S2 di The Institute for Islamic Studies di Kairo, yang didirikan oleh Imam Al-Baiquri.

Kembali ke tanah air pada pertengahan Oktober 2002, ia diminta ikut mentashih Kamus Populer Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan diterbitkan oleh Diva Pustaka, Jakarta (Juni 2003). Ia juga menjadi kontributor penyusunan Ensiklopedi Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya (terdiri atas tiga jilid diteritkan oleh Diva Pustaka, Jakarta, 2003).

Antara tahun 2003-2004 ia mendedikasikan ilmunya di MAN I Jogjakarta. Selanjutnya sejak tahun 2004 hingga 2006, ia menjadi dosen Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Islam Abu Bakar Ash Shiddiq UMS Surakarta. Saat ini ia mendedikasikan dirinya di dunia dakwah dan pendidikan lewat karya-karyanya serta pesantren Karya dan Wirausaha Basmala Indonesia bersama adik dan temannya.

Dengan reputasi demikian, beralasan bila sebagian pembaca mengidolakannya bagai HAMKA muda. Seperti juga dalam bidang pemikiran dan politik, khalayak Indonesia pernah menyematkan julukan Natsir muda pada diri Nurcholish Madjid. Apalagi penulis novel Ayat-ayat Cinta ini cukup berprestasi internasional yang lama menimba ilmu di Al-Azhar, Mesir, dan akrab dengan budayawan serta novelis di Mesir yang terkenal sebagai sarang pembinaan zionis.


Turis dan Ahludz Dzimmah

Begitu gegap gempita publikasi novel Ayat-ayat Cinta, menyebabkan banyak pembaca kehilangan daya kritis. Sehingga, ketika nyala api pluralisme menerobos masuk imajinasi penulis, tak dirasakan adanya. Pada mulanya, barangkali sekadar titipan ide, namun jelas titipan dimaksud menjadi ide sentral rangkaian kisah cerita novel Ayat-ayat Cinta.

Pada bagian ketiga di bawah judul Kejadian di Dalam Metro misalnya, berlangsung cekcok antara rombongan turis Amerika dengan penumpang asli Mesir yang meledakkan amarahnya kepada bule-bule itu, sebagai ganti kejengkelan mereka kepada pemerintah Amerika yang arogan dan membantai umat Islam di Afghanistan, Iraq, dan Palestina. Namun, dalam cekcok tersebut penulis menyalahkan orang Mesir, dan memosisikan turis kafir yang berkunjung ke negara-negara berpenduduk Islam seperti Mesir sebagai ahludz dzimmah yang memiliki hak-hak kekebalan diplomatik, dengan memanipulasi dalil agama.

“Ahlu dzimmah adalah semua non Muslim yang berada di dalam negara kaum Muslimin, masuk secara legal, membayar visa, punya paspor, hukumnya sama dengan ahlu dzimmah, darah dan kehormatan mereka harus dilindungi,” katanya.

Sebagai pembenaran atas pembelaannya kepada bule Amerika itu, penulis mencomot sebuah hadits: “Barangsiapa menyakiti orang dzimmi, dia telah menyakiti diriku, dan siapa yang menyakiti diriku berarti dia menyakiti Allah.”

Padahal, menempatkan turis asing sebagai dzimmi di negeri Muslim bukan saja tidak memiliki argumentasi syar’iyah, tetapi juga merusak tatanan syar’i secara keseluruhan. Persoalannya, bukan pada perlakuan kasar atau halus terhadap turis, melainkan pada posisi yang disematkan, bahwa sesungguhnya kedudukan turis tidak sama dengan ahludz dzimmah, baik hak maupun kewajibannya. Pembayaran visa tidak bisa disamakan dengan jizyah. Sebab, legalitas hukum bagi turis dan ahludz dzimmah memiliki perbedaan-perbedaan, sehingga mengakibatkan konsekuensi hukum yang berbeda pula.

Perbedaan itu antara lain:
Pertama, ahludz dzimmah (dzimmi) adalah orang kafir yang menjadi warganegara Negara Islam. Sedangkan turis tidak memiliki hak kewarganegaraan, tetapi hanya memiliki hak pelayanan sebagai tamu.
Kedua, dzimmi mempunyai hak dan kewajiban sebagai warga negara. Bilamana pemerintah tidak bisa memenuhi hak kewarganegaraan orang dzimmi, maka mereka tidak wajib lagi membayar jizyah (pajak). Sedangkan pembayaran visa bagi turis yang berkunjung ke sebuah negara Islam tidak dapat dianggap sebagai jizyah, karena orang Islam yang bukan penduduk negara yang dikunjunginya juga harus membayar visa. Apakah orang Islam yang berkunjung ke negara Islam juga dianggap dzimmi oleh pemerintah negara tempat dia berwisata?
Ketiga, pada keadaan darurat, pemerintah negara Islam dapat mewajibkan penduduk dzimmi untuk menjalani wajib militer. Berbeda dengan turis, apabila datang ke suatu negara yang sedang dalam keadaan darurat perang tidak bisa dipaksa ikut wajib militer bagi negeri yang dikunjunginya.

Perbedaan prinsip di atas, nampaknya kurang dipahami oleh penulis novel, dan lebih terpesona dengan misi kemanusiaan global yang menjadi gerak nafas pluralisme; sehingga menghilangkan kewaspadaan. Boleh jadi turis itu justru musuh yang sedang menyamar, meneliti, atau menjalankan misi intelejen. Novelis muda lulusan filsafat Universitas Al-Azhar, Cairo, itu bergaya bagai ulama besar ahli fiqih dan ahli hadits berkaliber dunia, lalu mengintroduksi hadits dzimmi sebagai ‘ijtihad cemerlang’.

Untuk menetralisir kecurigaan, dan menangkal virus berbahaya terutama bagi pembaca muda yang jadi sasaran utama novel ini, sebenarnya penulis dapat mengimbanginya dengan wacana pemikiran yang adil, bahwa dalam banyak kasus kedatangan turis-turis kafir di negeri Islam membawa dampak kerusakan moral dan sosial di tengah masyarakat muslim. Bahkan sebagian sengaja disusupkan sebagai mata-mata terselubung. Fakta ini dapat terlihat jelas dan ditemukan oleh para pejabat intelejen negara bahwa turis biasa dipakai kedok olah para agen intelejen untuk menjalankan operasinya. Namun, penulis lebih mendahulukan ‘baik sangka’ daripada waspada, suatu sikap yang telah membuat umat Islam berulangkali tertipu dan dininabobokkan gagasan harmonisasi antar umat beragama, tanpa mempertimbangkan akibatnya yang berbahaya.

Namun penulis alpa melakukannya. Maka, tidak aneh bila terdapat pembaca kritis mempertanyakan, misi siapa yang hendak dipasarkan oleh penulis di balik novelnya yang best seller tersebut? Dilihat dari simplifikasi penggunaan dalil-dalil agama untuk menopang argumentasi, dan memanipulasi tujuan politik yang halus, merupakan ciri khas komprador zionisme yang bergentayangan di tengah-tengah masyarakat Muslim. Maka, bukan mustahil novel Ayat-ayat Cinta yang sudah 30 kali cetak ulang dengan tiras 500 ribu eksemplar, menjadi pembuluh darah halus yang mengalirkan misi pluralisme agama yang telah diformat oleh zionisme internasional dan dipasarkan di tengah-tengah masyarakat Muslim Indonesia.

Tanpa pretensi ‘buruk sangka’ terhadap novelis muda Habiburrahman, kisah sampingan yang ditampilkan berkaitan dengan turis Amerika itu, kita perlu mewaspadai adanya celupan misi zionis dalam obrolan seperti Kejadian Di Dalam Metro itu. Sudah banyak pemuda yang diperalat untuk mengembangkan faham toleransi dan pluralisme agama melalui tokoh-tokoh Indonesia yang dianggap cemerlang dan berpengaruh.

Blog EntryApr 5, '08 2:32 PM
for everyone
Renungkanlah WAHAI SAHABAT-SAHABATKU yang dirahmati ALLAH SWT,
Mengapa lidah kelu disaat kematian? Tetapi kematian itu pasti menjelma.
Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati.

Mengapa kebanyakan orang yg nazak (hampir ajal)
tidak dapat berkata apa- apa.. lidahnya kelu, keras dan
hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'.

Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud:
"Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan,
jika tidak Alloh akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya. "

Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang.

Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan. Banyak fadhilatnya.
Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri.
Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri?
Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan,
Alloh akan kelukan lidahnya ketika nazak.

Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah
"Lailahaillallah. ." yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Alloh dgn izinNya menjanjikan syurga untuk mereka.
Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Alloh supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut.

"Ya Alloh! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Laa ilaha illallah.." semasa sakaratul maut menghampiri kami. Amin.. amin.. amin Yarobbal a'lamin.."


WASIAT NABI MUHAMMAD S.A.W. kepada SAIDINA ALI R.A.;
Wahai Ali, bagi orang MUKMIN ada 3 tanda-tandanya:
1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia.
2) Tidak terpesona dengan pujuk rayu.
3) Benci terhadap perbualan dan perkataan sia-sia..

Wahai Ali, bagi orang 'ALIM itu ada 3 tanda2nya:
1) Jujur dalam berkata-kata.
2) Menjauhi segala yg haram.
3) Merendahkan diri.

Wahai Ali, bagi orang yg JUJUR itu ada 3 tanda2nya:
1) Merahasiakan ibadahnya.
2) Merahasiakan sedekahnya.
3) Merahasiakan ujian yg menimpanya.

Wahai Ali, bagi org yg TAKWA itu ada 3 tanda2nya:
1) Takut berlaku dusta dan keji.
2) Menjauhi kejahatan.
3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman.

Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda2nya:
1) Mengawasi dirinya.
2) Menghisab dirinya.
3) Memperbanyakkan ibadah kepada Allah SWT

Kita mengirimkan ribuan 'jokes' dan 'surat berantai' melalui e-mail tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2 atau 3 kali.

OLEH ITU JANGAN BIARKAN DIRI KITA INI MENJADI SEBAHAGIAN DARI KELUCUAN TERSEBUT, INSYA'ALLAH.

Wassalamu'alaikum wr.wb

Pages:123